Rabu, 03 April 2013

Ketika pemikiran tak sepaham

Aku ingat sebuah kata sederhana dari seorang bijak. Ketika pemikiran tak sepaham, ketika pertimbangan menjadi suatu perdebatan, dan ketika setiap orang memiliki pendapat yang benar, tak perlu menuruti keadaan, diamkan saja, dan kau akan mengerti bahwa setiap orang mempunyai isi kepala berbeda, dan tak perlu berdebat, karena perdebatan takkan mengakhirkan keadaan. Ikuti saja jalannya persidangan dan bertahan. 

Mungkin orang akan berpikir tentang egois, mau menang sendiri, benar, salah, kalah, menang, dan sebagainya. Biarkan saja. Setiap perbuatan, perkataan, pemikiran, telah diatur oleh-Nya. Setiap orang pasti ada kekurangan dan kelebihannya. Aku rasa itu hanya untuk menghibur diri sendiri... Masya ALLAH...

Sabtu, 02 Maret 2013

Share: Siapa yang Salah

by Puisi Itu Indah community @facebook

Tuhan memberi maka itulah nikmat
segala yang terjadi adalah kecup hangat-Nya untukmu
sedangkan diri yang membuta dan membisu
bagai terbungkus oleh karung kisut
dan bagaimana kecup-Nya kan hangati pipimu
jika terhalang oleh sinis karung kisut
jangan belenggu bebasmu
bukalah bening mata
dan lucuti jahitan bisu
nikmatilah tarian burung, sepoi angin, langit membiru

Janganlah dikira Tuhan tak peduli
ketika gelap baluti hatimu
ketika tak tahu adakah indah dalam hidupmu
bahkan saat tersadar betapa kering air di mata
tiada lagi bisa mengalir di pipi
betapa Tuhan terus ketuki pintumu
hanyalah dirimu mengunci dan peluki tungkai di sudut ruang
siapakah yang salah
jika kau terus dalam gelap nan pilu
dirimu
ataukah Tuhanmu

Sabtu, 09 Februari 2013

Jalanku dari-Mu untukku

Ada hal yang bisa kau capai, ada hal yang tak bisa kau capai.
Ada hal yang ingin kau lakukan tapi tak bisa kau lakukan, ada hal yang tak ingin kau lakukan tapi harus kau lakukan.
Orang bilang makna hidup adalah proses hidup itu sendiri. Namun, di saat seperti ini, adakah jalan untuk mengakhiri?

Aku, memang tak biasa melakukan semuanya sendiri.
Aku, memang tak biasa hidup sendiri.
Namun, sejak dimulainya kehidupan yang tak pernah kuminta, aku mulai terbiasa dengan keheningan.

Ya ALLAH, jika memang ini jalanku, mudahkanlah. Namun jika bukan ini jalanku, mohon beri aku jalan keluarnya. Jika Engkau ridhoi jalan ini, maka mohon bantu hati ini ikhlas menerima Arahan-Mu. Namun jika Engkau tidak ridhoi, maka mohon beri aku penyelesaian terbaik...
Hidup adalah pilihan. Mungkin memang ini jalanku dari-Mu untukku. Besarkan hati ini, lapangkan dada ini, ridhoi usaha ini, maknai dan nilai segala pengorbanan dan perjuangan ini sebagai wujud syukur dan sujudku pada-Mu dan sebagai abdiku pada mereka yang mencintaiku. Amin.

Kamis, 31 Januari 2013

Tiga Kata Kunci: Hadapi, Hayati, Nikmati...

Terkadang orang lupa bahwa apa yang dimilikinya sekarang hanyalah titipan Tuhannya. Pemberian yang mungkin bisa jadi sebagai hadiah atas proses yang telah dilaluinya sejak awal hingga sekarang. Atau bisa jadi merupakan ujian karena selalu mengingkari-Nya. Bahkan lebih sering orang berpikir bahwa kekuasaan yang didapatnya sekarang adalah karena usahanya sendiri (bukan karena nikmat Tuhannya), sedangkan kesukaran yang dialaminya adalah karena Tuhannya tak pernah mengasihinya. Ironi.
Berdiri hingga saat ini adalah hasil dari sebuah proses. Selalu berawal dari ketidaktahuan, hingga sekarang bisa mengerti teorinya. Tapi bisa jadi esok kita akan kembali kehilangan semuanya. Allahu'alam bishowab.
Anda tak pernah sendiri. Allahu Akbar...
Senyum di atas kesukaran, berbagi di atas kelapangan, satu kita harus imani tiga kata kunci: hadapi, hayati, nikmati...

Rabu, 16 Januari 2013

Sukses tak begini

Aku ingin bernapas bebas, ingin seperti burung-burung itu yang terbang di awan tanpa beban.
Aku ingin melayang, pergi tak terbatas menembus angan.
Aku ingin melepas penat walau dalam kesendirian.
Aku ingin menjadi apa yang kuinginkan tanpa harus menahan isak.
Aku ingin menjadi diriku sendiri tanpa orang lain mendikteku.
Aku ingin bernapas bebas, menikmati sisa hidup dengan bebas, tak terkekang seperti dalam sangkar emas.
Aku ingin menjadi apa adanya, tak terbebani oleh ruang dan waktu.
Aku ingin menjadi biasa saja.
Sukses tak harus begini, kawan!
Sukses tak harus dengan cara seperti ini!
Pikirkanlah!

Selasa, 15 Januari 2013

Kata 1

Kehidupan itu seperti air. Tidak ada waktu untuk bermain. Selalu ada pilihan, apakah hendak terus mengalir atau akan menggenang diabaikan yang lain.
Kehidupan itu seperti awan. Bergerak mengikuti kemana arah angin menuntunnya. Selalu ada pilihan, hendak mengikuti aturan main atau berdiam menjadi kelabu.

Sabtu, 29 Desember 2012

Terima Kasih, Tuhan!

Ya ALLAH, aku tau semua orang menyayangiku, mendoakan yang terbaik untuk hidupku. Ya ALLAH, aku tau dan yakin hanya Engkau yang Maha Segalanya, Maha Sempurna, Maha Bijaksana. Aku tau dan yakin hanya Engkau yang Maha Membolak-balikkan hati manusia. Ya ALLAH, terima kasih untuk segala kebaikan-Mu hari ini, terima kasih untuk anugerah-Mu hari ini, terima kasih untuk nikmat-Mu hari ini. Ya ALLAH, terima kasih untuk ilmu yang luar biasa, bimbingan yang luar biasa, arahan yang luar biasa. Ya ALLAH, terima kasih telah memberiku ibu yang luar biasa, ayah yang luar biasa, saudara dan kerabat yang luar biasa. Ya ALLAH, aku tau setiap kata, setiap kecupan, setiap sentuhan, setiap pelukan, setiap tetes air mata, setiap hati, adalah doa. Doa agar senantiasa kuat, tegar, sabar, menghadapi tempaan. Ya ALLAH, terima kasih telah memberiku cinta, kasih, sayang, simpati, empati, ketulusan, kesetiaan, kekuatan, sentuhan iman, pelukan, dan senyuman hangat. Ya ALLAH, terima kasih atas segalanya yang takkan pernah menjadi sia-sia... Amin. :)