Tekadku saat ini adalah selesaikan apa apa yang harus diselesaikan dan segera beralih pada hal lainnya yang lebih menyenangkan. Aku berusaha untuk tidak menyerah meskipun aku tau bahwa aku telah kalah pada keadaan. Mungkin aku takkan menemukan lentera jiwa itu, tapi aku percaya bisa melewati semuanya, meskipun dengan mengabaikan ekspresi diri, aku tau ini belum saatnya untuk menyerah, hadapi saja, dan selesaikan. Aku meyakini Tuhan takkan tinggal diam menyaksikan jalan manusia. Segala sesuatu telah diatur-Nya dan aku percaya ada rencana indah dari Tuhan untuk menggantikan yang sudah usang...
Ketika kau lelah berjalan, berhentilah sejenak, berpikir, dan cobalah untuk memulainya kembali
Selasa, 19 November 2013
Jumat, 11 Oktober 2013
Terima Kasih Karena Kau Mencintaiku
Ingin sekali rasanya aku mempersiapkan diri untuk matiku esok. Entah aku merasa dia akan segera menjemputku atau mungkin itu hanya sugestiku atau sekedar perasaan bersalah karena masih belum mampu menyempurnakan imanku.
Aku sangat mensyukuri hidupku hingga saat ini meskipun aku hanya bisa melakukannya dengan bersujud syukur, menangis, atau sekedar berucap terima kasih atas nikmat ini. Meskipun terkadang aku tak mengerti bagaimana mengisi hidup agar senantiasa memberi manfaat.
Aku juga mensyukuri nikmat Tuhan atas keluarga yang sangat mencintaiku. Berkat mereka aku bisa seperti sekarang ini, memiliki hidup semacam ini.
Aku juga mensyukuri nikmat Tuhan atas sahabat kerabat yang sangat menyayangiku. Berkat mereka aku masih mampu bertahan berdiri di sini, menikmati hidup semacam ini.
Untuk kalian, terima kasih karena kau mencintaiku... :)
Karena kalian, aku terharu... ;)
Senin, 16 September 2013
Menjaga pandangan, menjaga lisan, menjaga hati
Bismillahirrohmanirrohim...
Menjaga pandangan, menjaga lisan, menjaga hati. Bisa, bisa...!!!
Ketika dihadapkan pada suatu pilihan, jika masih bisa untuk menghindari perdebatan, kenapa harus memaksakan diri tetap bertahan dalam situasi dimana kita sendiri tak nyaman dengannya.
Ketika seseorang diberi hak untuk menyatakan pemikirannya, namun nyatanya sebelum ia mengutarakannya, si pemuka telah menentangnya bahkan menganggapnya sebagai pembual dan pengkhianat, bagaimana jadinya?
Tak selamanya kita harus menggantungkan hidup pada orang lain, meskipun manusia takkan pernah bisa menjadi sempurna, baik dengan adanya orang lain ataupun tanpa mereka. Memang, takkan ada yang lebih baik, namun kupikir membagi kisah hanya bisa dirasakan oleh mereka yang memiliki ikatan hati atau sekedar memiliki rasa empati satu sama lain. Bukan yang lain...
Sabtu, 24 Agustus 2013
DEDE HANDAYANI: The Rain Band
Selasa, 20 Agustus 2013
Tentang Cinta
Mungkin hampir setiap orang di dunia pernah merasakan cinta. Mungkin hampir setiap orang di dunia berbicara tentang cinta. Mungkin hampir setiap orang di dunia punya kesan berbeda terhadap cinta. Cinta, hm, aku sendiri tak tau bagaimana mendefinisikan kata cinta. Cinta, hm, aku sendiri tak mengerti bagaimana mengutarakannya. Cinta, hm, aku sendiri tak paham bagaimana rasa sebenarnya. Cinta selalu hadir tiba-tiba. Cinta terkadang datang karena terbiasa. Cinta muncul karena sering bersama. Cinta bersemi karena selalu bersua. Cinta merindu karena tak bertemu. Cinta, bagaimana lagi aku menggambarkannya... ;p
Sabtu, 10 Agustus 2013
Galaunya cari jodoh
Ingin sekali saya berkomentar tentang topik yang lagi tren saat ini di kalangan mahasiswa semester akhir. Bukan tentang tugas akhir atau skripsi, bukan tentang pekerjaan, atau pun tentang wisuda dan buku tahunan. Ini tentang teman masa depan alias teman hidup.
Orang bilang, jodoh itu juga tujuan hidup. Jadi, selama sekolah, penjajakan alias pendekatan dengan banyak orang sekaligus melakukan "screening" itu boleh boleh aja, karena bisa jadi mendapatkan yang cocok dan berjodoh dengan kita. Orang bilang, jodoh itu di tangan Tuhan, sudah diatur dan dituliskan oleh-Nya di Lauh Mahfuz, jadi tak perlu repot mencari karena jika sudah jodoh, maka dia takkan lari kemana. Orang bilang, jodoh itu harus dicari dan dikejar biar gak hilang dan jadi jomblo seumur hidup. Hahahaha... banyak pendapat orang yang sering kita dengar. Ada yang menanggapinya dengan serius, biasa saja, ada juga yang kurang peduli.
Entah bagaimana pun, menurut saya, fenomena ini pasti akan selalu terjadi, mungkin tidak lagi hanya berlaku untuk mahasiswa semester akhir saja, tetapi yang lebih muda pun mungkin juga akan mulai merasakan galaunya. Hahahahaha... Memang tentang hal ini sudah diatur oleh-Nya, tetapi tidak berarti kita berpasrah dan sekedar menunggu. Kita juga diperbolehkan mencari, melakukan pendekatan, dan sebagainya, asalkan masih sesuai dengan aturan yang berlaku. Namun jika memang hendak menunggu, yaaahh, tafadhol. Akhirnya, fenomena ini oooh lucunya.... :D :D :D
Rabu, 05 Juni 2013
Perjalanan hidup kami berbeda
Kini dia semakin tegak berdiri. Aku ingat kami memulainya bersama. Dari titik awal yang sama. Hanya saja jalan kami terpisah karena suatu pertimbangan. Perjalanan kami lewati berbeda dengan rentang masa yang berbeda. Kini dia dapat berdiri tegak dan siap meraup hasil kerja kerasnya. Sementara aku masih perlu menunggu. Entah sampai kapan. Tak ada batasan pastinya. Hanya saja aku tau jalanku dan apa yang kulakukan saat ini tak demi rupiah semata. Tak sekedar memenuhi kemapanan hidup. Melainkan memenuhi hasrat jiwa dan sebuah kesuksesan yang bakal kudapatkan dengan membuat banyak orang tersenyum karena aku. Aku percaya bahwa setiap jalan kami pasti tak lepas dari kemampuan masing-masing kami yang dianugerahi-Nya pastinya. Bukan berarti tak mampu, hanya saja kebutuhan kami saja yang mungkin berbeda, atau mungkin definisi kami tentang kesuksesanlah yang membedakannya...