Tampilkan postingan dengan label fluktuasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fluktuasi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 20 Oktober 2016

Hijrah

Hijrah adalah memperbaiki diri. Menata kembali hidup kepada jalan yang seharusnya. Bukankah dalam setiap doa selalu meminta agar Tuhan senantiasa menunjukkan kepada jalan yang lurus, menginginkan keberkahan dalam hidup, keridhoaan dalam setiap urusan? Jadi, ketika kita telah merasa bahwa ada yang salah dengan jalan hidup kita, hati menjadi resah, merasa hilang arah, mungkin itu berarti Tuhan sedang mengingatkan bahwa itulah saatnya kita harus kembali kepada-Nya. Memang tidak akan mudah, selalu ada tantangan yang menyertainya, termasuk diri sendiri. Namun, jika kita yakin dan telah memantapkan hati untuk mengembalikan semua urusan kepada Sang Pemilik dan Pengatur Kehidupan, lalu alasan apa lagi yang hendak membuat kita ragu dan berbalik arah dari-Nya? Maka, nikmat Tuhanmu yang manakah yang hendak kau dustakan? Hidup adalah belajar. Belajar adalah hidup.  Sungguh Tuhan tidak pernah abai terhadap hal sekecil apapun tentang kita. Fluktuasi iman? Pasti. Tuhan takkan pernah membiarkan hamba-Nya tanpa diuji sampai terbukti bahwa kita benar-benar beriman dan bertaqwa pada-Nya. Istiqamah? Semoga Yang Maha Membolak-balikkan hati senantiasa menjaga kita untuk tetap berada di jalan-Nya yang lurus dan memberi petunjuk dalam setiap urusan.

Aaamiiin.

:)

Senin, 21 April 2014

Rumit Fluktuasi

Melihat semangat dan kerja keras mereka menjadikan hidupku terkesan teramat rumit dalam pandanganku.
Aku ingin seperti mereka, menikmati setiap langkah, setiap proses hidup, dengan banyak cerita.
Mereka mengekspresikan seluruh hidupnya sehingga terlihat mengagumkan.
Aku ingin hal yang sama tapi tak mampu kulakukan.
Terkadang keterbatasan menjadikan kita istimewa, namun tak jarang pula membatasi kita melakukan hal yang ingin dilakukan.
Apakah hidup hanya sebatas ini?
Aku ingin seperti dalam cerita drama yang selalu berakhir indah setelah problema hidup mengujinya. Tapi nyatanya kehidupan nyata memang tak sesederhana itu.
Kehidupan itu rumit. Tak mudah dimengerti. Ada saja kejutan-Nya yang mungkin akan membuat kita semakin tangguh atau malah terpuruk semakin jauh.

Tak tahu bagaimana harus kukatakan.
Apakah aku harus bertahan? Atau, bagaimana aku bisa bertahan?
Apakah aku perlu bersabar? Atau, bagaimana aku bisa bersabar?
Tak tahu apa yang kulakukan.
Tak tahu apa yang ingin kulakukan.
Tak tahu apa yang harus kulakukan.
Tak tahu bagaimana aku memulai.
Tak tahu bagaimana aku menyelesaikan.
Segala sesuatunya terasa mengambang. Tak tepat di dasar dan tak pula di permukaan.
Bergerak tak berubah, tak bergerak pun tak beda.
Aku masih saja tak pahami alur cerita ini.
Fluktuasi.