Tampilkan postingan dengan label mama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mama. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 Juli 2017

Sajak untuk Mama

Memang cerita kita takkan lagi sama.
Dalam hidup, selalu ada yang berubah.
Pemikiran yang kadang tak sejalan,
Tak jarang menimbulkan kesalahpahaman. 

Meskipun begitu,
Sepanjang apapun perjalanan yang telah terlewati,
Sebanyak apapun cerita yang telah terjadi,
Tentang kisah dan kasih,
Tentang kita adalah sama. 

Biarkan perjalanan hidup itu sebagai pelajaran
Yang mendewasakan.
Bukan tentang siapa yang benar
Atau salah.
Melainkan tentang seberat apapun dia,
Tentang kita akan tetap sama.
Karena kita adalah keluarga.

Terima kasih telah mencintaiku dengan sederhana.
Aku mencintaimu karena Allah.

Selamat ulang tahun ke-63, Mama..
Semoga Allah senantiasa memberikan rahmat, hidayah, dan inayah, diberi nikmat sehat dan keberkahan hidup.
Aaamiiiin.

Bersinar kau bagai cahaya | yang selalu beriku penerangan | Selembut sutra kasihmu kan selalu kurasa dalam suka dan duka | Kaulah ibuku | Cinta kasihku | Terima kasihku takkan pernah terhenti | Kau bagai matahari yang selalu bersinar | Sinari hidupku dengan kehangatanmu | Bagaikan embun kau sejukkan hati ini dengan kasih sayangmu | Betapa kau sangat berarti dan bagiku kau takkan pernah terganti | Kaulah ibuku | Cinta kasihku | Terima kasihku takkan pernah terhenti | Kau bagaikan matahari yang selalu bersinar | Sinari hidupku dengan kehangatanmu

:)

Selasa, 22 Desember 2015

Mama

Aku ingin seperti Mama,
menjadi perempuan serbabisa dengan segala keterbatasannya, mampu mengurus keluarganya dengan sangat baik, mengatur urusan rumah tangga dengan segala perhitungannya yang matang, dan melakukan banyak hal secara mandiri.

Aku ingin seperti Mama,
menjadi perempuan tangguh nan bermental baja, melaksanakan multiperan tanpa mengabaikan prioritasnya, mampu menyelesaikan banyak hal dan berani mengambil risiko, serta kuat bertahan di tengah setiap persoalan hidup yang menerpanya.

Aku ingin seperti Mama,
menjadi perempuan yang luar biasa sabar di tengah besar kecilnya ujian dalam setiap perjalanan hidupnya, menjadi perempuan yang tegar bagi suami dan anak-anaknya.

Aku ingin seperti Mama.

Aku sayang Mama karena Allah.

Selamat Hari Ibu, Mama... :)

Senin, 22 Desember 2014

Dia

Ketika kuingin terang, dia beriku cahaya dalam gelapku.
Ketika kuingin damai, dia beriku tenang dalam risauku.
Ketika kuingin kasih, dia beriku cinta dalam rinduku.

Tanpa dia, dunia hanya gulita.
Tanpa dia, hati takkan merasa.
Tanpa dia, hidup seakan tak bernyawa.
Tanpa dia, semua tak berdaya.

Dia...
Dia hanyalah manusia dengan ketidaksempurnaannya.
Namun bagiku, dia adalah insan paling sempurna.
Dia ajariku cinta.
Dia kenaliku kasih sayang.
Dia tahuiku dunia.
Dan dia kusebut "Mama".

Selamat Hari Ibu.
Untukmu yang terkasih, Mama.

"Kasih ibu kepada beta tak terhingga sepanjang masa. Hanya memberi, tak harap kembali. Bagai sang surya menyinari dunia."