Tampilkan postingan dengan label cerita hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerita hidup. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Juni 2017

Jangan Menjadi Aku

Nyatanya, hidup itu tidak sesederhana yang kita bayangkan, tidak semudah yang kita lihat. 

Tak mudah untuk menjadi aku yang sekarang. 

Kita dituntut untuk menjadi lebih tangguh, lebih sabar, harus toleransi tinggi, ilmu maklum yang teramat sangat, dan tetap tersenyum apapun kondisinya. 

Lelah? Sedih? Berpura-pura tenang dan bahagia adalah salah satu cara agar bisa tetap menikmatinya. Maka biarkan saja hingga nantinya aku terbiasa dengan kepura-puraan itu dan mulai melupakannya. 

Berharap tenangnya pelukan takkan berarti, karena dia telah pergi. Tak kutemukan pengganti sebagai tempat untuk berbagi. 

Terkadang harus ada mimpi yang dikorbankan untuk mencapai kebahagiaan orang lain, meskipun bukan kita. Bahkan kita akan lebih sering terkungkung oleh obsesi mereka dan abai tentang diri sendiri. Bukan karena tak mau, tapi karena tak mampu. 

Ada hati yang lebih membutuhkan perhatian daripada memikirkan diri sendiri. 

Kita tak perlu egois. Anggap saja sebagai bentuk terima kasih atas kebaikan yang telah mereka berikan, atas kasih sayang yang telah mereka curahkan. 

Bagaimanapun, kita berhak atas hidup yang lebih baik, bukan? 

Maka, jangan menjadi aku. 

Sabtu, 21 Januari 2017

Masa Lalu

Inginku memeluk erat masa lalu.
Masa lalu yang membawaku hingga ke titik saat ini.
Masa lalu yang mengarahkanku pada jalan cerita yang membuatku mendewasa.
Masa lalu yang mengajarkanku bahwa warna hidup tak sekedar soal hitam dan putih.
Masa lalu yang menunjukkan bahwa selalu ada perjuangan yang hebat atas sebuah tujuan hebat. 

Ijinkanku memeluk erat setiap kenangan.
Kenangan yang menghantarkan, menginspirasi, menjadikanku berharga.  

Biarkanku memeluk erat masa lalu.
Biar kusadari bahwa ia tak seburuk itu.
Biar kuingat bahwa ia pun berharga. 

Biarkanku berdamai dengan masa laluku. 

Aku telah belajar untuk mengikhlaskan, karena aku percaya bahwa apapun yang telah, sedang, dan akan terjadi dalam hidup adalah ketetapan Tuhan yang menurut-Nya adalah yang terbaik. Dan aku percaya bahwa rencana Tuhan selalu lebih baik dari apa yang aku bayangkan. Karena Tuhan lebih tahu sedangkan aku tidak tahu. Termasuk soal kamu.