Tampilkan postingan dengan label semangat hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label semangat hidup. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 Juli 2017

Sayangi Dirimu Sendiri

Pengertian sayang pada diri sendiri yang dimaksud adalah sebagai berikut. 

Bila Anda sedang merasa sedih karena perlakuan atau perkataan seseorang, berarti Anda kurang sayang pada diri sendiri. 

Bila Anda menunda banyak pekerjaan, ini juga bukti bahwa Anda kurang sayang pada diri sendiri. 

Sisi baik dalam diri Anda selalu mengharapkan kemajuan dan perbaikan pada masa depan. Melakukan hal yang penting ibarat memberi hadiah pada diri sendiri. Memberi hadiah pada diri sendiri merupakan salah satu bukti rasa sayang yang besar pada diri sendiri. 

Bila masih tersiksa dengan memori masa lalu, berarti Anda kurang memberi diri Anda kesempatan untuk hidup lebih baik dan menerima keindahan masa depan. Katakan, "Aku memilih mengikhlaskan masa lalu demi kebahagiaanku, karena aku sayang pada diriku."
Terlalu berlebihankah pendapat saya tersebut? 

Oh, tidak! Justru sejak mengerti hal tersebut, saya merasa sangat bodoh, karena telah membuang banyak waktu untuk merasa sedih akibat perlakuan atau perkataan orang lain terkait masa lalu. Ini membuat saya merasa sangat konyol. Saya harus sayang pada diri sendiri. Inilah kedamaian. 

Kita sama, kok. Saya juga korban masa lalu yang kurang nyaman, tapi saya ingin "meloloskan" diri dan merasa lebih baik. 

Disadur dari Buku Pemulihan Jiwa 7 karya Dedy Susanto

Kamis, 23 Februari 2017

Tentang Hari Ini

Masa lalu yang buruk tidak mungkin bisa dilupakan, tapi hanya bisa diterima sebagai fakta yang telah menjadikan Anda pribadi yang lebih baik hari ini. 

Bukan masa lalu yang menentukan kebaikan masa depan Anda, tapi kebaikan yang Anda lakukan hari ini. 

Selama masih ada kesempatan untuk melakukan kebaikan, lakukanlah.
Karena, menunda kebaikan adalah membesarkan keburukan. 

Tandanya?
Kegelisahan. 

Kegelisahan adalah tanda bahwa keburukan sedang tumbuh menjadi lebih kuat daripada kebaikan di dalam diri kita. 

Jadi, apa yang akan Anda lakukan hari ini? 

~Mario Teguh

Minggu, 17 April 2016

Sajak Kehidupan #4

Ada yang datang, ada juga yang pergi.
Setiap dari mereka menjadi motivasi untukku melangkah maju. 
Perjalanan mendaki terlampaui satu dua kaki, lalu terjerambab beberapa kaki di bawahnya. 
Kini satu per satu mereka telah pergi dan aku masih saja diam di titik yang sama (lagi). 
Mereka adalah penyemangat. 
Mereka adalah motivasi. 
Akan tetapi esok mungkin mereka sudah tak ada lagi. 
Lalu, dimana aku bisa menemukan pengganti?