Tampilkan postingan dengan label tentang seseorang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tentang seseorang. Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 Juni 2017

Berawal dari Tatap

Berawal dari tatap
Indah senyummu memikat
Memikat hatiku yang hampa lara

Senyum membawa tawa
Tawa membawa cerita
Cerita kasih indah tentang kita

Terkadang kuragu
Kadang tak percaya
Tapi kuyakin kau milikku

Kau membuatku bahagia
Di saat hati ini terluka
Kau membuatku tertawa
Di saat hati ini terbawa
Terbawa oleh cintamu untukku
Untuk kita

Kamis, 08 Desember 2016

Tentang Seorang Kawan

Tuhan selalu memiliki alasan terbaik mengapa Dia mempersatukan kita dalam sebuah ukhuwah.

Bagaimanapun, sejauh apapun jarak, selama apapun waktu yang membatasi kita, secanggung apapun hubungan kita nantinya, jangan pernah berubah. Saling membagi kabar, saling menguatkan, saling membagi kisah dan inspirasi.

Dalam hidup, cerita tentang pertemuan dan perpisahan adalah warna. Tuhan telah mempertemukan kita. Dia pula yang memisahkan. Jadikan setiap kebersamaan kita sebagai satu rangkaian cerita, kenangan, masa lalu, yang menjadi pelajaran berharga untuk menata masa depan yang lebih baik.

Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan hidupku.
Terima kasih telah menjadi salah satu inspirasi dan motivasi.
Terima kasih telah memberiku senyuman hangat, semangat, harapan, menjadi setitik cahaya yang mencerahkan.
Terima kasih telah menerimaku dengan sederhana.
Aku mencintaimu karena Allah.
Semua tentang kita sungguh berkesan.

Senyum, sapa, salam hangat, dari seorang kawan.

:)

Rabu, 14 September 2016

Tentang Aku

Aku tidak butuh kriteria yang aneh.

Aku hanya punya banyak mimpi dunia akhirat yang belum dicapai.
Memang aku tidak sedewasa penampilanku.
Terkadang aku bisa menangani orang lain.
Tak jarang hal sepele menurut orang lain, tapi aku malah bingung sendiri.

Aku mungkin punya banyak tuntutan.
Aku menuntutmu untuk menarikku saat aku butuh semangat.
Aku menuntutmu untuk mendorongku ketika aku lelah dengan kegiatanku.
Dan masalah itulah yang jarang orang lihat jika tidak kukatakan.

Jadi, bersediakah kamu membuang sebagian waktumu untuk semua hal itu? 
Hey, kamu.. Iyaa, kamu.. :)


Diambil dari catatan salah seorang sahabat terbaik saya- n13k -dengan sedikit perubahan

Senin, 27 April 2015

Ada Apa Dengan Cinta

Puisi: Tentang Seseorang

Kulari ke hutan, kemudian menyanyiku
Kulari ke pantai, kemudian teriakku
Sepi.. sepi.. dan sendiri aku benci
Aku ingin bingar
Aku ingin di pasar
Bosan aku dengan penat
Dan enyah saja kau pekat
Seperti berjelaga jika kusendiri
Pecahkan saja gelasnya biar ramai
Biar mengaduh sampai gaduh
Ada malaikat menyulam jaring laba-laba belang di tembok keraton putih
Kenapa tak goyangkan saja loncengnya
Biar terdera
Atau aku harus lari ke hutan, belok ke pantai?

Puisi: Ada Apa Dengan Cinta

Perempuan datang atas nama cinta
Bunda pergi karena cinta
Atas dirinya digenangi air racun jingga
Adalah...
Wajahmu seperti bulan lelap tidur di hatimu
Yang berdinding kelam dan kedinginan
Ada apa dengannya?
Meninggalkan hati untuk dicaci
Percaya...
Sampai darah ke lutut pun aku tak percaya
Lalu...
Rumput tersabit
Sekali ini aku lihat karya Surga
Dari mata seorang hawa
Percaya...
Tak tahu...
Ada apa dengan cinta?
Dan aku akan kembali dalam satu purnama
Untuk mempertanyakan kembali cintanya
Bukan untuknya, bukan untuk siapa
Tapi untukku
Karena aku ingin kamu
Itu saja.

Puisi: Aku Ingin Bersama Selamanya

Ketika tunas ini tumbuh
Serupa tubuh yang mengakar
Setiap napas yang terhembus adalah kata
Angan, debur, dan emosi bersatu dalam jubah berpautan
Tangan kita terikat
Lidah kita menyatu
Maka setiap apa yang terucap adalah sabda pendita ratu
Haaah... di luar itu pasir
Di luar itu debu
Hanya angin meniup saja lalu terbang hilang tak ada
Tapi kita tetap menari, menari cuma kita yang tahu
Jiwa itu tandu
Maka duduk saja
Maka akan kita bawa... semua...
Karena kita adalah satu.

Lirik: Tentang Seseorang by: Anda 'Bunga'

Teruntukmu hatiku, inginku bersuara
Merangkai semua tanya, imaji yang terlintas
Berjalan pada satu tanya selalu menggangguku
Seseorang itukah dirimu kasih?
Kepada yang tercinta, inginnya kumengeluh
Semua resah di diri, mencari jawab pasti
Akankah seseorang yang kuimpikan kan hadir?
Raut halus menyelimuti jantungku
Cinta, hanyalah cinta
Hidup dan mati untukmu
Mungkinkah semua tanya kau yang jawab?
Dan tentang seseorang itu pula dirimu
Kubersumpah akan mencinta.

Jumat, 26 September 2014

Unidentified...

Biarkanku mengagumimu dari jauh
Biarkanku melihatmu walaupun hanya bayanganmu
Karena tak sepantasnya bagiku menunjukkan secara nyata
Karena tak sewajarnya bagiku mengambil perhatianmu
Agar tak ada lagi rasa yang salah
Biarkan begini saja

Kuingat saat kali pertama melihatnya, ada rasa yang tak biasa. Kuingin rasa yang beda. Kuingin miliki cerita yang tak sama. Dan inilah kisahku, tentang seseorang yang entah sejak kapan kumengaguminya.

Dalam malam kulantunkan doa untuknya, menulis sesuatu tentangnya, atau sekedar menuliskan ratusan namanya di buku harian, sebagai kenangan, bahwa aku pernah miliki rasa untuknya.

Kumulai hari dengan menyambutnya dari kejauhan, memastikan dia hadir bersama indahnya pagi hingga menjelang jingga senja. Hari demi hari berlalu. Saatnya mengucap salam perpisahan. Dia dengan citanya. Aku dengan citaku. Namun, jika Tuhan ijinkan, adakah kesempatanku untuk kembali melihatnya? Benar saja. Tuhan masih biarkanku menemani hari-harinya meski dari kejauhan. Kami saling mengenal, tapi tak saling bicara. Mungkin boleh dikatakan inilah perjalanan cintaku. Tapi apa yang menjadikannya istimewa jika tak pernah ada cerita antara kami? Mungkin kau akan bertanya hubungan apa ini. Aku pun tak tahu.

Kuingat ketika dia mainkan musik kesayangannya. Debut yang sukses menarik perhatian semua orang, pun aku. Karenanya kumainkan musik yang sama. Setiap nada menyimpan kenangan tentangnya. Lama kumerasa, hingga sadari bahwa tak sekedar mengaguminya. Pergi menjauh adalah pilihan. Dan setelah sekian lama, dia kembali dengan kisahnya.

Kadang terselip ungkapan rindu akan kenangan itu. Kuanggap sebagai bagian dari perjalanan panjang. Mungkin kau menganggap ini tak wajar, namun rasa yang kupunya untuknya belum pudar. Masih sama. Hanya keadaan yang membuat beda. Kupalingkan wajah, tak lagi mampu melihatnya. Tak lagi mencari celah untuk menemani hari-harinya meski dari kejauhan. Pun tak lagi menjadi topik dalam buku harian. Hanya, biarkan rasa ini saja yang tak berubah.

Lagu rindu ini kuciptakan | Hanya untuk bidadari hatiku tercinta | Walau hanya nada sederhana | Ijinkan kuungkap segenap rasa dan kerinduan

#KomunitasBisaMenulis
#Subtema_CintaTerpendam_atau_KasihTakSampai
#Event_Romantis