Tampilkan postingan dengan label warahmah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label warahmah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 April 2018

Doa Barakah

Bismillahirrohmanirrohim.

Rasanya baru kemarin aku mengenalnya.
Rasanya baru kemarin pinangannya diajukan. 
Rasanya baru kemarin aku mempertimbangkan baik buruknya. 
Nyatanya, ini menjadi titik balik. 
Semua cerita di belakang seakan menguap begitu saja.

Hari ini kehidupan baru telah dimulai.
Baik, buruk, kekurangan, dan kelebihan bukan lagi tentang diri sendiri, melainkan menjadi kita, saling bersinergi, saling mengingatkan, saling menguatkan, berjalan bersama meraih surga-Nya.

Kini dia adalah imam. 
Segala pertanggungjawaban kini terlimpahkan kepadanya. 
Bersabarlah atasku.
Dia, yang kusebut suami. 
Zawjil mahbub. 


"Ya Allah, kami mohon limpahkan kepada kami cinta. Engkau yang memberikan kemudahan bagi kami dengan Ridho dan Rahmat-Mu. Jadikanlah kami pasangan yang saling mencintai di kala dekat, saling menjaga kehormatan di kala jauh, saling menghibur di kala duka, saling mengingatkan di kala bahagia, saling mendoakan dalam kebaikan dan ketakwaan, serta saling menyempurnakan dalam beribadah. "

"Barokallohulaka wabaroka'alayka wa jama'a baynakuma fi khoyr."

Ahad, 15 Rajab 1439H
H.M. & F.D.

Senin, 15 Mei 2017

Taaruf #3

Tuhan mempertemukan kita dalam satu lingkaran.
Tuhan mengijinkan kita untuk saling mengenal saat ini sementara kita belum pernah dipertemukan sebelumnya.
Tuhan mengijinkan kita menjalin silaturrahmi, mencoba memahami satu sama lain, saling menyeimbangkan, menyempurnakan kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Bismillah, semoga Allah menunjukkan jalan terbaik-Nya dan memberkahinya. Aaamiiin.

#1stAnniversary

Senin, 06 Maret 2017

Puisi: Dia

Wahai sang pemilik tulang rusuk
Dia yang belum tereja namanya
Dia yang berada di belahan bumi
Dia yang tertulis di Lauhul Mahfudz

Kutahu dia sedang berjuang
Bulatkan tekad, mantapkan niat
Entah saat ini telah dekat atau terbentang jarak
Entah telah mengenal atau bahkan mungkin tak mengenal sama sekali
Semuanya rahasia Ilahi

Dan waktu yang akan menjawab dan mempertemukan
Dia yang sedang kunanti di hari yang sakral dan bahagia
Pada waktu yang tepat nan indah
Saat semua tujuan menjadi satu dalam mencapai ridho Ilahi

By: #TJY

Kamis, 26 Januari 2017

Catatan Hati Umma yang Jatuh Cinta

"Mbak, pernah jatuh cinta?"
"Saya pikir cinta itu berat. Daripada cinta, saya pernah..suka"
...
"Sudah ada rasa sama aku?"
...

Sebenarnya apa itu cinta?
Telah demikian tak terhingga maknanya.
Memaknainya pun demikian tak ada habisnya. 

Pertemuan perkenalan sebelum menikah, jawaban saya pernahnya suka karena memang cinta itu hanya untuk suami/istri kita.
Karena cinta memerlukan pengorbanan yang utuh menyeluruh.
Kalau masih tersisa yang sudah-sudah (baca: masa lalu), yang jelas itu bukan rasa yang ALLAH swt ridhai. 

Cemburu..
Ada cemburu yang disukai ALLAH,
Ialah cemburunya ALLAH saat kita masih punya rasa pada ciptaanNya bukan dalam ikatan halal.
Ialah cemburunya ALLAH saat kita tidak menaati tuntunanNya. 

Lalu, kepada siapakah kita bersandar?
Siapakah Sebaik-baik Penolong?
Manusia yang bahkan mengolah hatinya perlu proses?
Atau, ALLAH swt yang berkuasa membolak-balikkan hati?
Memangnya itu kuasa penuh kita sehingga bisa mencintai pasangan sah kita?
Kalau bukan kita bersandar hanya kepada ALLAH, lantas bagaimanakah keadaan hati kita?
Dampaknya, bagaimanakah keadaan rumah tangga kita? 

Cinta itu hanya untuk suami/istri kita.
Bukankah tidak ada yang lebih indah dari pernikahan?
Yang cintanya barokah karena ALLAH swt yang meridhai?
Yang cintanya dalam lindungan Illahi?


Inspired by R.S., umma yang sedang jatuh cinta 

Jumat, 04 November 2016

Kita: 37th

Terima kasih telah memberiku kehidupan yang lebih baik.
Terima kasih telah mengarahkanku pada sebuah perjalanan hidup yang mengajarkanku tentang arti hidup itu sendiri.
Terima kasih telah mengenalkanku pada bahagia, duka, dan kecewa.
Terima kasih telah menunjukkan bagaimana hitam dan putihnya hidup.
Terima kasih telah menjadi bagian dari sebuah cerita indah, sebuah pelajaran berharga, tentang cinta dan rahasia.

Ini tentang kita.

Kalian telah mendidikku dengan perjuangan luar biasa. Bagaimana pun perjalanan kita selama ini, kalian adalah yang terbaik. Formasi kita kini memang tak lagi sama, tapi semoga dengan formasi baru ini akan membuat kita semakin solid, saling menguatkan, dan saling mengingatkan dalam kebaikan, menjadi keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah hingga surga. Aaamiiin.

Selamat hari ulang tahun pernikahan.

Aku mencintai kalian karena Allah, dulu, kini, esok, selamanya.

:)

Minggu, 15 Mei 2016

Pernikahan #3

Rasa itu hanya kita yang tahu.
Tidak perlu membandingkan satu dengan lainnya.
Cukup kita.

Setiap kita pasti pernah miliki masa lalu.
Tapi kita tidak akan menyelesaikan hidup ini untuk masa lalu, melainkan masa depan.
Dan masa depan itu adalah kita.
Aku dan kamu. Iyaa, kamuuu.

Insya Allah.

Bismillah, jika menurut Tuhan kita adalah terbaik, maka semoga Dia memudahkan langkah kita menuju jalan kebaikan-Nya. Aaamiiin.

:)

Rabu, 04 November 2015

Kado ke-36

Ini hari yang spesial, bukan? Tidak terasa perjalanan ini sudah memasuki tahun ke-36. Sudah cukup matang. Sudah terlalu banyak cerita suka, duka, haru, biru, canda, tawa, tangis, bahagia, terlewati bersama. Usia 36 tahun adalah waktu yang cukup untuk bisa mengenal satu sama lain, memahami sifat baik dan buruk masing-masing. Semoga keluarga kita selalu sakinah, mawaddah, dan rahmah. Hidup rukun, bersahaja, dan sederhana. Selamat ulang tahun pernikahan. Aku mencintai kalian karena Allah. Amin.

Kamis, 29 Oktober 2015

Kado ke-24

Abah, tidak perlu menjadi sosok ayah yang sempurna. Pun Amah, tidak perlu menjadi sosok ibu yang sempurna. Aku tidak perlu hadiah mahal apapun. Aku hanya ingin, di usiaku saat ini, hidupku berkah, bermanfaat bagiku, bagi Abah dan Amah, bagi banyak orang, menjadi dewasa dan bijaksana. Hadiah yang kuinginkan adalah Abah dan Amah selalu sehat, selalu ada di sampingku, menguatkanku saat kujatuh, memberikan senyuman hangat di kala hujan. Aku mencintai kalian karena Allah. Semoga keluarga kita sakinah, mawaddah, dan rahmah. Amin. :)