Minggu, 26 Maret 2017

The Way You Look at Me

No one ever saw me like you do
All the things that I could add up to
I never knew just what a smile was worth
But your eyes say everything
Without a single word

'Cause there's somethin' in the way you look at me
It's as if my heart knows you're the missing piece
You make me believe that there's nothing
In this world I can't be
I never know what you see
But there's somethin' in the way you look at me

If I could freeze a moment to my mind
It'll be the second that you touch your lips to mine
I'd like to stop the clock make time stands still
'Cause, baby, this is just the way
I always wanna feel

I don't know how or why
I feel different in your eyes
All I know is it happen every time

Kamis, 09 Maret 2017

Kajian Islam: Hijrah

By: Ressa Rere dan Ryan Qori'

Moslem identity; mengajak saudaranya sesama muslim dalam hal kebaikan dengan cara yang baik. Mereka tidak memaksakan, melainkan mendoakan dan mencontohkan.

Jika kita terus berbuat baik di jalan Allah, maka Allah akan memudahkan langkah kita menuju jalan kebaikan itu.

Proses berhijrah adalah menuju Islam yang lebih baik. Dalam prosesnya, selalu ada ujian-ujian yang Allah maksudkan untuk menaikkan level keimanan kita di hadapan-Nya. Hijrah bukan karena ingin dinilai oleh manusia, bukan agar dipandang baik oleh manusia, melainkan karena Allah. Think again! Apa niat kita berhijrah? Karena manusia kah? Atau karena Allah?

Bagaimana bisa kita mendapatkan jodoh terbaik jika niat kita memperbaiki diri hanya karena manusia/bukan karena Allah, padahal Allahlah yang Maha Memiliki Hati?

Ketika melihat sesuatu yang salah dan kita hendak menasihati, pertanyaannya adalah, ikhlaskah kita memberikan nasihat? Cara yang tepat untuk menasihati; 1) Mendoakan, 2) Menyampaikan dengan perlahan-lahan dan sembunyi-sembunyi.

Ketika kita menemukan jodoh yang tepat, mungkin saja Allah memberikan tanda dengan cara; 1) Menjadikan kita lebih semangat untuk berubah ke arah yang positif, 2) Allah mudahkan jalan menuju kebaikan.

Sebisa mungkin, hindari ikhtilat (campur baur antara laki-laki dan perempuan bukan mahram). Melakukan komunikasi seperlunya, sewajarnya. Ikhtilat hanya diperbolehkan dalam empat hal; pendidikan, kesehatan, perniagaan, pemerintahan.

Wallohua'lam bisshowab.

Semoga menjadi setitik cahaya yang mencerahkan. :)

#YukBerhijrah
#Hamasah

Selasa, 07 Maret 2017

Adalah Aku

Aku adalah rumit.

Aku adalah perjalanan.

Hidup, tapi sekejap bisa mati.

Masa lalu.

Kelabu.

Aku adalah sendiri.

Aku tertahan di saat mereka mencoba berdiri.

Aku berhenti di saat mereka mencoba maju lagi.

Aku adalah masa depan.

Harapan.

Tujuan.

Aku memulai ketika mereka telah pergi.

Aku adalah aku.

Senin, 06 Maret 2017

Puisi: Dia

Wahai sang pemilik tulang rusuk
Dia yang belum tereja namanya
Dia yang berada di belahan bumi
Dia yang tertulis di Lauhul Mahfudz

Kutahu dia sedang berjuang
Bulatkan tekad, mantapkan niat
Entah saat ini telah dekat atau terbentang jarak
Entah telah mengenal atau bahkan mungkin tak mengenal sama sekali
Semuanya rahasia Ilahi

Dan waktu yang akan menjawab dan mempertemukan
Dia yang sedang kunanti di hari yang sakral dan bahagia
Pada waktu yang tepat nan indah
Saat semua tujuan menjadi satu dalam mencapai ridho Ilahi

By: #TJY

Senin, 27 Februari 2017

Kajian Islam: Belajar Ilmu Agama

By: Ust. Syafieq Riza Basalamah 
 
Keuntungan belajar agama; 1) Allah mudahkan kita menuju surga, 2) Allah limpahkan segala kebaikan.
 
Semesta pun senantiasa mendoakan orang-orang yang berbuat kebaikan.
 
Beberapa hal yang membantu kita untuk istiqomah; 1) Rutin baca Quran, 2) Menghadiri majelis ilmu, 3) Pelajari ilmu, 4) Perbanyak amalan dzikir, 5) Membaca perjalanan hidup Rasulullah dan meneladaninya, 6) Berkumpul dengan orang-orang shalih, 7) Ziarah kubur, mengingatkan kita tentang kematian, 8) Meminimalisir waktu yang sia-sia dan memperbanyak waktu untuk beramal shalih.
 
Memohon pertolongan pada Allah dengan sabar dan shalat.
 
Bagaimana cara menjaga hati? 1) Menjaga pandangan, 2) Menjaga pendengaran.
 
Ketika kita melakukan satu dosa, maka akan ada satu noktah dalam hati. Perbanyak istighfar, karena istighfar dapat menghapus noktah-noktah tersebut. 
 
Urusan dunia hanya jembatan. Ketika kita mati, semuanya akan ditinggalkan. Jadikan urusan akhirat sebagai ambisi. 

Wallohua'lam bisshowab.

Semoga bisa menjadi setitik cahaya yang mencerahkan. :)

#YukBerhijrah
#Hamasah 

Kamis, 23 Februari 2017

Tentang Hari Ini

Masa lalu yang buruk tidak mungkin bisa dilupakan, tapi hanya bisa diterima sebagai fakta yang telah menjadikan Anda pribadi yang lebih baik hari ini. 

Bukan masa lalu yang menentukan kebaikan masa depan Anda, tapi kebaikan yang Anda lakukan hari ini. 

Selama masih ada kesempatan untuk melakukan kebaikan, lakukanlah.
Karena, menunda kebaikan adalah membesarkan keburukan. 

Tandanya?
Kegelisahan. 

Kegelisahan adalah tanda bahwa keburukan sedang tumbuh menjadi lebih kuat daripada kebaikan di dalam diri kita. 

Jadi, apa yang akan Anda lakukan hari ini? 

~Mario Teguh

Minggu, 29 Januari 2017

Menanti dalam Taat

Taat itu berarti patuh. Patuh terhadap apa? Terhadap aturan Allah. Taat dalam hal apa? Taat dalam hal niat, yaitu niatnya benar. Taat dalam proses, yaitu caranya benar. 

Dalam memilih pasangan atau menanti jodoh atau hendak menikah, coba dipertimbangkan lagi soal:
-Niat atau motivasi menikah itu apa?
-Kriteria jodoh idaman yang seperti apa? 

Sebaik-baik kriteria adalah yang baik agamanya. 

Menentukan kriteria jodoh bukan karena ambisi. 

Ketika menentukan niat menikah, hati-hati terhadap lintasan pikiran. 

Perbaiki hubungan dengan Allah, jalin hubungan yang baik dengan Allah, baru ikhtiar. Ikhtiar itu tidak pernah berbanding lurus dengan hasil. Tanpa melibatkan Allah, ikhtiar 100% hanya bisa memberikan hasil 20% saja maksimal. 

Perbanyak istighfar. 

Perbaiki hubungan/menjaga hubungan baik dengan orang tua, buat mereka merasakan bahwa kita mencintai mereka, maka Allah akan bukakan rahmat-Nya untuk kita, sehingga semua yang kita mau bisa saja Allah berikan, termasuk soal jodoh. 

:)